Berbagai tumbuhan dapat di tanam menggunakan metode hidroponik ini, dan salah satunya yaitu tomat. Tanaman dengan buah berwarna merah ini merupakan salah satu tanaman hidroponik yang dalam perawatannya tidak begitu sulit. Selain itu, media yang di butuhkan juga tidak banyak sehingga sangat memudahkan.
Tomat hidroponik
- Penyemaian
Penyemaian bibit tomat
Proses penyemaian bibit tomat ini berlangsung selama kurang lebih 2 bulan atau hingga bibit tomat mencapai ketinggian 15 cm.
- Siapkan media tanam
polybag arang sekam untuk hidroponik tomat
Media penanaman tomat hidroponik ini tak lain adalah arang sekam. Arang sekam yaitu media yang terbuat dari padi kering yang telah di bakar. Kemudian media tersebut di masukkan dalam polybag ataupun pot.
Setiap polybag sebaiknya di isikan dengan arang sekam masing-masing 2 kg. Setelah itu, baru letakkan polybag yang sudah berisi arang sekam dan ditanami bibit tomat tersebut dalam rumah kaca dengan jarak masing-masing polybag adalah 30-40 cm.
Untuk metode ini di sesuaikan dengan metode hidroponik yang anda terapkan, gambar di atas hanyalah ilustrasi saja. bisa berbeda dengan metode yang anda gunakan.
- Pemberian nutrisi
Nutrisi tomat hidroponik
Nutrisi yang di butuhkan tanaman tomat hidroponik adalah nutrisi AB Mix khusus tomat. Pemberian nutrisi ini bisa di lakukan setiap hari. Tips agar tanaman tomat tidak rusak karena nutrisi yang di berikan adalah jangan sampai daun tomat terkena cairan nutrisi, serta jangan sampai menyentuh media arang sekam.
- Pemeliharaan
Untuk pemeliharaannya anda cukup mengecek daun tanaman tomat yang sudah tua, buanglah daun-daun tersebut agar daun muda tanaman tomat bisa tumbuh subur. Buang juga buah tomat yang busuk atau di hinggapi serangga.
Selain itu, anda juga harus sering mengecek hama kecil yang biasanya menempel pada bagian bawah daun dan batang tanaman tomat. Jangan lupa pula untuk sering menyiramnya, yaitu 2 kali pada pagi dan sore hari.
Mudah bukan cara menanam tomat hidroponik? Anda bisa juga mencoba menanam tomat hidroponik ini di rumah dan memanennya untuk kebutuhan rumah tangga sendiri. tentunya dengan sekala kecil yang disesuaikan dengan lahan di rumah anda. semoga informasi ini bermanfaat untuk kita dan silahkan share artikel ini agar dapat bermanfaat juga untuk yang lain