-->

Cara menanam Labu Siam atau Waluh Dilakukan dengan cara yang benar

Cara menanam Labu Siam atau Waluh Dilakukan dengan cara yang benar -Labu siam adalah jenis tanaman merambat dan masuk dalam keluarga tanaman Cucurbitaceae, tanaman jenis ini memiliki batang yang menjalar tidak keras (lunak) serta ada kandungan air. Warna labu siam yang akan kita bahas disini adalah warna hijau (walaupun sebenarnya labu siam banyak jenis). Di indonesia sendiri labu jenis ini banyak di sebut dengan waluh siem.


Labu siam
Tanaman jenis ini pertumbuhannya dengan cara merambat di para-para (Para-para menggunakan bambu). Buah labu siam ini sebesar kepalan tangan bulat kebawah seperti tampak pada gambar di atas, kulit labu siam jenis ini termasuk tipis dan pada saat di kupas mengeluarkan getah, karena itu jika ingin memasak labu siam jenis ini lebih baik di rendam lebih dahulu.

Tanaman labu siam jenis ini termasuk tanaman sayuran yang mudah untuk di budidayakan terutama di daerah yang iklimnya tropis dan daerah dataran tinggi dan berhawa dingin namun bisa juga di tanam pada daerah dengan dataran rendah serta berhawa panas.




Tanaman labu siam didaerah berhawa dingin
Adaptasi jenis tanaman labu siam ini terhadap cuaca apapun sangat baik sehingga tanaman ini bisa di tanam pada daerah dataran tinggi ataupun dataran rendah.

Selain itu labu siam juga dapat mengontro atau antisipasi pada saat musim kering/kemarau dan juga berantisipasi terhadam musim hujan untuk mencegah kelebihan air pada tanaman, sehingga tanaman ini dapat tumbuh secara maksimal disaat musim kemrau ataupun musim hujan.

Inilah tahap cara menanam labu siam di lakukan dengan cara yang benar :
Pengolahan media Tanah
Seperti menanam tanaman lainya dalam pengolahan tanah bisa dilakukan dengan mencangkul terlebih dahulu lahan tanah yang akan di tanamai benih labu siam, sesudah itu bisa juga di buatkan parit-parit dengan posisi melintang berjajar hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pengairan tanaman labu.

Dalam pembuatan para-para bisa menggunakan bambu setinggi kurang lebih 120cm dan panjang tiang kurang lebih 3 x 5 meter, untuk panjang dan lebarnya bisa disesuaikan dengan lahan yang ada dan bagian atas bisa di buatkan anyaman bambu untuk digunakan saat tanaman merambat.


Fungsi bagian atas untuk rambatan tanaman labu siam seperti pada gambar ini

Para-para terlihat bagian bawah seperti gambar
Sebelum penanaman benih labu kita lakukan pelubangan pada tanah yang akan di tanami labu siam dengan ukuran +/- 50 x 50cm dengan kedalaman 25 cm. Untuk jaraknya dari tanaman ke tanaman satunya sekitar 3 meteran.

Bibit labu siam
Bibit labu siam di peroleh pada buah labu siam yang sudah berumur tua dan keluar bijinya pada buah labu tersebut, untuk mengeluarkan tunas pada buah labu siam lakukan penyemaian pada suhu yang lembab hingga tunas yang tumbuh sampai berukuran 3cm, setelah tumbuh tunas 3cm bibit sudah bisa di tanam.

Lakukan penanaman serta perawatan labu siam
Proses penanaman ada beberapa tahap yaitu :
  • Dengan cara menanam/memasukan benih labu yang sudah bertunas kedalam tanah yang sudah di lubangi tersebut.
  • Setelah benih masuk ke dalam tanah langkah selanjutnya menutupi bagian labu dengan tanah yang tipis dan posisi tunas ke arah atas.
  • Dipastikan terlebih dahulu para-para sudah terpasang dengan kuat sehingga saat di gunakan untuk rambatan tanaman nantinya akan aman.
  • Pada saat proses pertumbuhan serta merambat selalu perhatikan di sekitar lahan, pastikan tidak ada tanaman liar yang tumbuh di sekitarnya, dan perhatikan apakah ada hama gulma yang menyerang tanaman, bisa dilakukan penyiangan agar tanaman tumbuh dengan baik.
  • Selalu di periksa/diperhatikan saat tanaman mulai merambat ke para-para agar proses rambatan berjalan dengan baik.
  • Untuk mendapatkan rambatan tanaman dengan baik, lakukan pemangkasan cabang pada usia 3-5minggu, hal ini dimaksudkan agar buah tumbuh dengan merata.

perawatan labu siam
Penyakit dan hama
Ada beberapa penyakit dan hama yang bisa mengancam tanaman labu ini, yaitu :
Ulat (ulat graya)
Jenis ulat ini bisa menghabiskan daun labu siam yang disisakan tulang daunya, untuk pencegahan jenis hama ini selalu bersihkan daun dan tanaman dengan menyemprotkan Azodrin dengan dosis 2 cc.

Tanaman Layu (ini jenis penyakit)
Jenis penyakit ini yang sering menyerang tanaman labu siam, biasanya penyakit ini menyerang pada saat pembibitan atau bibit tanaman masih muda, cara mengatasinya dengan mencabut tanaman yang sudah terkena jenis penyakit ini untuk menghidari tertularnya tanaman lainya, dan juga dapat menyemprotkan Benlate 2 g/l air ke semua tanaman dan ke bekas tanaman yang sudah terkena penyakit ini.

Masa panen dan pasca
Labu siam siap di panen pertama kalinya pada usia tanaman 3-5bulan, seteleah melewati masa itu produktifitas tanaman ini yaitu selama 3-4tahun, dalam satu tanaman bisa mendapatkan kurang lebih 400-500buah. Setelah proses panen yang pertama lalu untuk panen selanjutnya bisa dilakukan setiap 1 minggu sekali.


Agar produktifitas tanaman labu bisa rutin, lakukanlah penanaman bibit baru lagi, untuk produktifitas tanaman labu dalam satu tahun bisa mencapai kurang lebih 10ton.